Cerita Malam : Anak Kembar
Sudah tiga bulan aku bertempat tinggal disini, aku mengenal tetangga seberang rumah sepasang suami istri dan dua anak perempuan kembar.
Setiap pagi berangkat kerja aku berpapasan dengan mereka yang ingin berangkat kerja serta mengantar anak kembar mereka.
Namun, yang aku pertanyakan mengapa disaat sore hari aku jarang sekali melihat kembaran anak perempuan itu yang memiliki tanda biru di sekitar mata kanannya.
Sampai pada suatu sore pulang kerja aku sampai di depan rumah dan melihat mereka berkumpul, dan si ibu bertanya padaku dengan senyuman.
"Hai gadis, bagaimana harimu?"
Akupun menjawab, "berjalan lancar, bagaimana dengan kalian?"
Si ibu menjawab dengan senyumannya yang sedikit muram,"Seperti biasa hanya sekarang kami bertiga sedang membereskan teras supaya lebih menarik."
"Baiklah kami harus menyelesaikan semuanya."
Aku merasa janggal, berempat bukan bertiga apa dia sedang mengajakku bercanda.
"Bagaimana kalian menyelesaikan bertiga mungkin berempat cepat selesai." Jawabku diiringi derai tawa.
Si ibu terlihat heran, lalu dia menjawab dengan tawa "Ide yang bagus, berempat itu jika kau membantu. Aku akan dengan senang hati membuatkanmu kopi susu hangat dan cemilan enak."
Loh, "Kalau dengan aku jadi berlima dong Bu?" Aku menimpali.
"Kau ini maksudmu aku berbadan dua?" Si ibu menjawab dengan derai tawa.
"Baiklah kau membuat pekerjaanku tertunda jika ada waktu mampirlah kau sudah ku anggap sebagai adikku."
Dikarenakan aku lumayan lelah aku hanya menjawab "Baiklah aku tersalahkan, terimakasih jika ada waktu aku akan mampir dan bermain dengan dua keponakan angkat kembarku."
Si ibu terlihat terkejut dan melihat putrinya yang tidak memiliki tanda lahir, lalu menjawab."Sebaiknya kau beristirahat, kami akan melanjutkan pekerjaan ini. Selamat beristirahat." Dia berlalu masuk menarik anaknya yang tidak memiliki tanda lahir dan suaminya.
Sebelum masuk kerumah mereka tersenyum termasuk anak yang memiliki tanda lahir, aku pun tersenyum dan melambaikan tangan.
Ada apa kenapa dia tidak melihat putri yang memiliki tanda lahir? Suatu saat aku akan bertanya.
---
Bersambung.
Komentar
Posting Komentar