... ... ... ... ... Aku hampir lupa dimana kita bertemu, Aku juga hampir lupa aku pernah berpusat padamu, Namun kini kita ditempat arah yang berbeda, Aku menghadap ke Selatan dan kau menghadap ke Utara, Aku menanti seseorang entah dari timur atau barat, Kau pun, juga begitukan? Ingat katamu kita masih searah langit yang sama, Jadi masih ada kemungkinan kita bertemu bersama, Ketika kau kekasihku, memilih meninggalkanku. ... Dan ku harap kaupun ingat kataku, Walaupun kita menghadap sujud dan doa yang berbeda, Tetaplah berdoa yang terbaik untuk siapapun milik kita nanti. ... Karena pada saat itu kekasih sejati ialah Sang pencipta kita, Sahabat sejati ialah Sang Maha Kuasa dengan segala takdirnya. Semoga kau dan aku bertemu...