Dibalik Tirai Jendela
Ku mainkan tirai jendela sore ini,
Mengintip senja yang merah tak tau arah,
Ragaku berdiri, mataku tak berarah mencari dimana kamu sang hati.
Perihal kejahatan yang kejam mungkin ialah meninggalkan sesuatu dengan marah-marah.
Bagaimanapun aku pernah berkata dengan keras,
Hubungan dari sebuah kesepakatan ialah campakkan,
Kita manusia makhluk yang sesungguhnya lemah, mengapa?
Karena akal dan pikiran yang tak selaras dapat berakhir tak waras.
Komentar
Posting Komentar