Aku masih disini

Aku masih disini. Sedang menjelajahi mimpi buruk dan baik milik sendiri, melewati tata surya memunculkan pertanyaan sejauh aku terbang bumi masih tak berujung "Apakah bumi datar?".
Dengan banyak tujuan mencari jawaban, entah di detik berapa aku sudah tertelan lubang hitam.

Ingin dicari kamu atas rasa kehilanganku; kamu berlari di ujung semestaku yang sebenarnya adalah dirimu sendiri.
Hingga kamu terjebak juga pada lubang hitam.
Namun tentu kamu tak akan merasa kehilangan.
Karena kamu tak pernah berusaha termiliki.

Kita tidak akan pernah merasa kesamaan dalam kehilangan.
Karena kamu dan aku manusia yang berbeda.

--

Dalam imajinasi, jari jemari itu terulur berharap tergenggam tertangkap olehku; namun itu hanyalah kepulan asap yang menguar sekelebat.
Aku jadi takut dan teriak mengumpat.

"Hai Salam Kenal.." Suara lainnya mencoba memasuki alam bawah sadarku.
Menciptakan gema suara baru yang membuatku khawatir dengan diriku sendiri.

Lalu ku jawab, "Hello.." Kemudian suaranya menguar bersama suaramu.
Kamu manusia unik yang pernah ku temui.
Mengendalikan aku sampai aku; menjadi manusia konyol.
Hidup berbohong tak terkontrol.

Sampai pada hari terakhir aku menjadi bukan diriku lagi.
Mencoba pergi dengan alasan bahwa kita tak akan pernah baik-baik lagi.
Aku dan kamu akan saling menyakiti tanpa sadar alasan dibaliknya.
Hingga pada detik terakhir aku tetap mengucapkan terimakasih atas ucapan itu, ucapan milikmu yang mungkin tidak sadar kau goreskan luka disini.
Masih disini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa Dan Karsa

Ego